"Tujuan saya hanya ingin Kades itu mau bergerak dengan maksimal. Maksudnya kata-kata mencuri itu bukan lantas harus mencuri, akan tetapi bagaimana Kades memiliki kartu AS. Misalnya saja, jika ada warganya yang sakit langsung bisa ke Kades, ada warga meninggal ke Kades, sampai ada sapi warga yang hilang juga langsung ke Kades untuk melakukan laporan. Ini maksud saya," terangnya.

Terakhir dalam isi video, Joko memohon kepada publik agar tidak memviralkan video yang dianggap telah dipotong tersebut dan tidak sesuai dengan realita.

"Saya minta tolong jangan diviralkan kembali, itu tidak benar. Semoga niat saya di Kecamatan Batang-Batang agar masyarakat mau punya kesadaran," pungkasnya.