"Saya rasa jika Latifa bilang saya bawa kabur uang Rp 57 juta itu tidak real adanya, itu hanya pernyataan sepihak dari Latifa, versi dia. Setelah saya hitung-hitung, jumlah keseluruhan uang arisan yang belum dibayar saya sebesar Rp 15 juta 285," kata dia.
Dia pun juga mengaku telah mengantongi sejumlah data. Selain itu, dalam perkara yang dijalaninya, Surya Tri Nuryani membeberkan, jika dirinya malah sempat dikeluarkan dari grup WhatsApp arisan online oleh Latifa Solehatul Ardi, selaku admin arisan tersebut.
"Saya punya datanya semua. Pernyataan Latifa itu sepihak. Anehnya malah saya langsung dikeluarkan sepihak dari grup arisannya Latifa, tanpa ada konfirmasi yang jelas kepada saya, dan langsung diganti nama orang lain. Paling tidak, saya kan dikasih tahu dulu," beber dia.
"Untuk saya yang dikeluarkan dari grup asiran online yang adminnya Latifa, memang saya nelfon langsung ke yang bersangkutan, tapi saat saya bertanya di grup malah saya dibuli," akuinya.