Sebab tak terima dikecewakan berulang kali, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan laporan pengaduan ke Sumenep" class="inline-tag-link">Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.
"Saya mau laporkan kasus ini ke polisi," timpalnya.
Diketahui, dari sistem arisan online itu, menurutnya memang sering banyak anggota yang kabur ketika telah menang arisan. Hanya saja, kata dia, agar arisan terus berlanjut maka admin-lah yang akan menalangi kekosongan anggota yang tak bayar uang arisan untuk sementara waktu saja.
"Ini sudah aturan, kalau admin wajib menalangi anggota yang tidak bayar atau kabur," paparnya.
Dirinya mengungkapkan, saat ini Sumenep" class="inline-tag-link">arisan online di Sumenep telah banyak diikuti kalangan masyarakat. Anggota arisan pun yang ikut bervariatif. Dari mulai ikut di limit Rp 2 juta hingga Rp 20 juta, yakni paling tinggi bet arisan.