“Sebetulnya presiden Jokowi melakukan hal berbahaya karena dia memberitahu kepada rakyat bahwa kami, negara tidak akan mampu lagi mengurus kalian, gak ada obat. Jadi siap-siap aja jadi jenazah gitu. Kan itu pesannya tuh,” kata Rocky.
Rocky mengkritik buzzer yang menyebut kedatangan Jokowi ke apotek menunjukkan bahwa dia merakyat.
“Yang konyolnya itu buzzer menganggap bahwa Presiden Jokowi merakyat. Justru dengan cara itu diperlihatkan tidak pro pada rakyat,” ujar Rocky.
“Mestinya dia cari apotek yang ada obat sehingga dia bilang pada rakyat, pesannya: jangan khawatir, pemerintah menyediakan obat,” jelasnya.