Dirinya juga tak menampik bahwa apapun yang akan dilakukan oleh mayarakat kecil di bawah untuk bersuara kepada para pemangku kebijakan akan sia-sia.

"Kalau kondisinya sudah kayak gini mau apa pun iya pasti sulit. Namanya juga pemerintah," singgungnya.

Pihaknya berharap, agar kebijakan semacam ini segera berakhir dan aktivitas masyarakat akan kembali normal. Meski diakui, hingga saat ini sebaran Covid-19 di Sumenep masih tinggi.

"Bingung juga mau gimana ini. Semoga saja toko-toko yang ada juga tidak ditutup, kalau ini sampai terjadi, berarti selesai sudah," jelasnya.