Nantinya, dari hasil pelatihan tersebut petani milenial akan diajarkan bagaimana mengolah sistem informasi untuk memprediksi iklim pertanian.

Selain itu juga memahami sistem informasi tanam terpadu. Tujuannya, untuk mengetahui iklim dan cuaca. Disamping itu, Dispertahortbun juga memberikan edukasi pada petani-petani milenial, agar lebih mudah dan melek terhadap teknologi.

"Kami juga punya inovasi, kita sudah menciptakan aplikasi Akanca Tani. Aplikasi ini sudah bisa dilihat, tujuannya dalam rangka memberikan konseling, marketing, dan informasi tentang produk hasil pertanian di Kabupaten Sumenep," tukasnya.