Sebab itu dia menilai, sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep seolah membuat peraturan namun dilanggar sendiri. Misalnya saja, gentol melarang masyarakat untuk tidak mudik saat lebaran Idul Fitri tiba. Sayangnya, para pejabat malah bebas masuk dan keluar kota.

“Masyarakat Sumenep dilarang mudik, tapi giliran pejabat Pemerintah Daerah sendiri keluyuran keluar kota, dengan menggelar acara disana malah boleh,” timpalnya.