"Semoga Allah SWT selalu memberikan barokahnya kepada kita semua," ucapnya.
Sementara itu, Muhtar yang merupakan perwakilan PKL menyatakan, semestinya Pemkab Pamekasan memberikan Bantuan kepada PKL yang terdampak Covid-19 selama tiga kali, tapi pihaknya hanya menerima dua kali.
"Jelas kami kecewa, Pemkab Pamekasan merelokasi kami ke Eks Rumah Sakit. Tapi faktanya, setahun lebih, belum juga kami dapat tempati, sehingga nasip kami tak jelas bahkan ada dari teman kami juga selama setahun lebih tidak berjualan karena mengindahkan permintaan Bupati waktu kami lakukan aksi dulu di kantornya," bebernya.