"Saat saya dilantik menjadi Bupati dua bulan lalu, saya langsung berkoordinasi dengan DPM-PTSP untuk sigap dalam menyikapi banyaknya tambak yang belum mengantongi izin," tutur mantan Wakil Bupati ini.
"Kami tugaskan DPM-PTSP untuk membuat paguyuban-paguyuban sesuai dengan bidang-bidang masing-masing," tambahnya.
Baca Juga:Strategi Kolaboratif Pemkab Sumenep Tekan Kemiskinan, Raih Penurunan Tertinggi di Jawa Timur
Hal itu dilakukan, kata dia, demi menunjang perekonomian yang ada di Kabupaten Sumenep. Perhatian kepada elmen masyarakat menurutnya perlu dilakukan agar bisa membangun Bumi Sumekar bisa bersama-sama.
"Didalamnya ada swasta, akademisi, masyarakat, dan media. Maka secara otomatis kita membangun Sumenep ini bersama-sama," tukasnya.