Disamping itu, dia berharap buku tersebut bisa menjadi pemacu terbitnya banyak karya lain dari kader-kader PMII khususnya di Bumi Sumekar.
"Buku ini bukan final, tapi justru awalan," harap dia.
Baca Juga:Hanya Gara-gara Tersinggung, Pria Ini Bunuh Istrinya Sendiri, Polres Sumenep Ungkap Kronologinya!
"Saya pribadi bangga atas hadirnya buku pertama yang mengungkap tentang sejarah PMII di Kabupaten Sumenep," tambahnya.
Menurutnya, secara deskriptif buku tersebut menyajikan catatan dari embrio, seputar kelahiran, hingga perjalanan PMII. Disamping itu, hadirnya buku terus jug menjadi khazanah yang sangat langka di organisasi PMII.