Sedikit bercerita, pada sejarahnya tahun 1843 hingga 1889, Kabupaten Sumenep sempat alami bencana tsunami. Kala itu, kata Usman, Sumenep menjadi daerah terdampak bencana alam tsunami tersebut.

"Dari sejarahnya, Sumenep dulu waktu masih dijajah Belanda memang pernah mengalami bencana tsunami," ujarnya.

Kendati demikian, Usman mengimbau agar masyarakat tak perlu risau dan takut. Sebab, hal ini merupakan potensi bukan prediksi apalagi prakiraan akan terjadi bencana tsunami di Sumenep.

"Yang perlu di garis bawahi adalah potensi. Jadi masyarakat sekarang itu agak sedikit resah karena anggapannya bukan potensi, melainkan prediksi atau prakiraan, seakan-akan BMKG memprakirakan akan terjadi gempa dan tsunami di Kalianget-Sumenep. Padahal tidak, yang kita katakan adalah potensi," urai Usman.