"Ya ASN itu harus merelakan TPP nya, karena kehidupan kita ASN itu sudah ditanggung Negara, sedangkan saat ini ekonomi sedang sulit," dalihnya.
Sementara itu, salah seorang ASN sebut saja si Pulan mengatakan, bahwa satu-satunya Kabupaten di Madura yang berani mengambil sikap dan konsekuensi yang tidak berprikemanusiaan itu hanya di Pamekasan.
"Ya kalau PNS yang gajinya utuh fine-fine aja, coba PNS yang gajinya minim apa tidak tambah bingung," kesalnya, Selasa (16/3/2021).
Kemaren pembahasan TPP itu sudah final pembahasannya, bahwa TPP tahun ini ditiadakan karena anggarannya dialihkan ke kegiatan fisik semua.