"Dari 21 kendaraan, sudah ada delapan pelaku yang menjalankan sanksi, untuk kendaraan sisanya masih kami amankan,"ungkapnya.
Selain itu, melihat kondisi maraknya trek-trekan di wilayah hukumnya, pihaknya berjanji siap kapan saja memenuhi aduan dari masyarakat bila menemukan muda-mudi yang melakukan trek-trekan.
"Kami harapkan masyarakat melaporkan kepada Sampang" class="inline-tag-link">Satlantas Sampang" class="inline-tag-link">Polres Sampang karena untuk meminimalisir adanya trek-trekan perlu adanya sinergitas, begitupun dengan para orang tua untuk terus menjaga anak-anaknya," pungkasnya. (Mp/man/kk)