Secara anggaran, Saleh menguraikan jika satiap Parpol mendapatkan Rp 575 rupiah perkusi. Selebihnya, pihaknya enggan menjelaskan secara detail.
"Ya segitu. Jadi kadang telat nyetor SPJ-nya. Hingga saat ini masih ada satu partai itu," tukasnya.
Ditanya soal sanksi untuk Parpol yang telat menyetor SPJ, dia mengaku, apabila tidak diberlakukan pelanggaran. Selain itu, pihaknya menuturkan jika selama ini belum ada temuan dari Parpol sampai tidak menyetor SPJ.
"Hanya sering telat saja," tutupnya. (Mp/al/kk)