"Jika sekolah sudah masuk, nanti kami akan datang ke sekolah di Desa-Desa, untuk memberikan waktu bagi para siswa untuk membaca di perpustakaan keliling itu," jelasnya.
Masuni sedikit menceritakan bahwa sebelum adanya ppandemi Covid-19, perpustakaan keliling juga membawa guru dongeng ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembelajaran pada siswa.
"Jadi untuk kedepan, kami akan menyesuaikan dengan kondisi, jika sekolah sudah masuk kembali, maka Perpus Keliling akan dioperasikan lagi," pungkasnya. (Mp/al/kk)