"Jika sekolah sudah masuk, nanti kami akan datang ke sekolah di Desa-Desa, untuk memberikan waktu bagi para siswa untuk membaca di perpustakaan keliling itu," jelasnya.
Masuni sedikit menceritakan bahwa sebelum adanya ppandemi Covid-19, perpustakaan keliling juga membawa guru dongeng ke sekolah-sekolah untuk memberikan pembelajaran pada siswa.
Baca Juga:Pemkab Sumenep Gelar Takbir Akbar Iduladha 1446 H, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Keagamaan
"Jadi untuk kedepan, kami akan menyesuaikan dengan kondisi, jika sekolah sudah masuk kembali, maka Perpus Keliling akan dioperasikan lagi," pungkasnya. (Mp/al/kk)