Mbah Satami mengaku, setiap harinya hanya bisa berpenghasilan kurang lebih 10 ribu dari hasil jual barang bekas yang ia cari. Sebab itu, tak sedikit tetangga membantunya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kemungkinan besar, hasil keterangan warga setempat, mbah Satami tidak pernah menerima bantuan dari Pemerintah sebab belum mempunyai identitas diri.

"Mbah Satami ini bahkan tidak punya kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), dan akte," terang Moh. Hasan, warga setempat saat diwawancara awak media, Rabu (30/12).

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa (Kades) setempat. Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Sumenep, Mohammad Iksan menjelaskan, bahwa seharusnya Pemdes ikut membantu dalam proses pembuatan identitas warganya.