PAMEKASAN, MaduraPost - Sejumlah lokasi di Desa Sanah Tenga Kecamatan Pasean menjadi target galian batu yang menyebabkan rusaknya ekosistem dan lingkungan.

Galian yang diduga ilegal tersebut berada di sekitar rumah kepala desa Sanah Tenga dan diduga atas izin Kepala Desa.

Berdasarkan pantauan MaduraPost, Galian tersebut sudah lama terjadi di Desa Sanah Tenga. bahkan galian tersebut menggunakan alat berat dan sebagian menggunakan alat seadanya.

Abdul Hamid selaku aktivis Lingkungan Kabupaten Pamekasan kepada MaduraPost mengatakan bahwa kegiatan galian di Desa Sanah Tenga akan berpengaruh terhadap rusaknya lingkungan.

"Kalau musim hujan akan banyak pohon tumbang dan erosi, tapi kalau musim kemarau akan terjadi kekeringan," Kata Hamid.