"Itu kami tidak tahu, yang tahu dari Lab pusat. Mereka hanya mengambil sampel DNA dan swab saja. Selain itu tidak ada lagi," ujarnya.
Disamping itu, kasus tersebut masih dalam tahapan penyelidikan polisi. Hasil penyelidikan itu, kata Dhany, hanya menggunakan tes DNA saja. Pihaknya belum meningkatkan status kasus tersebut ketahap penyidikan sebelum mengetahui hasil DNA, dan melakukan penyelidikan melalui alat bukti lainnya.
"Kita hanya pake tes DNA saja. Setelah laporan, kita periksa saksi, kemudian kita hubungi rumah sakit Bhayangkara. Rekam medis kita tidak menggunakan," katanya.
Menurutnya, kasus dugaan adanya bayi tertukar itu tetap dalam tahapan lidik. Sebab, lanjut Dhany, tidak bisa melanjutkan pengembangan kasus jika hasil DNA itu belum diketahui hasilnya.