BANGKALAN, MaduraPost – Barisan Pemuda Bangkalan (BPB) meminta pihak legislatif membentuk pos pelayanan terpadu (postu) khusus pengurusan biaya kesehatan masyarakat miskin (beakesmakin) di RSUD Syamrabu Bangkalan.
Hal itu lantaran selama ini pengurusan dan teknis Bangkalan" class="inline-tag-link">beakesmakin di Bangkalan dianggap sangat rumit dan membingungkan masyarakat khususnya masyarakat dari pedesaan yang belum pernah mengurus Biakesmakin.
Ahmad Annur Ketua BPB mengatakan, pihaknya meminta postu beakesmakin itu agar memudahkan masyarakat dalam mengurus administrasi kesehatan khususnya administrasi beakesmakin.
“selama ini keluhan masyarakat yang selalu di buat kebingungan harus bolak-balik ke Dispenduk, ke Dinsos, ke Dinkes, ke RSUD, ke Desa lalu Balik lagi ke RSUD.kan kasian, apalagi bagi orang yang belum paham alurnya. Jadi biar bisa selesai di satu tempat,” ujarnya Senin, (30/11/2020).
Selanjutnya, Ahmad sapaan akrapnya juga meminta agar anggaran untuk beakesmakin tahun 2021 ditambah, sebab menurutnya, masih banyak masyarakat miskin di Bangkalan yang belum tercover beakesmakin.