"Saya melihat relawan Ra Mamak ini masih tetap solid. Acara ini diadakan mungkin agar kita bisa duduk bersama. Silakan masyarakat menentukan pilihannya pada tanggal 9 Desember mendatang. Tidak usah rame-rame, apalagi sampai timbul perpecahan," harapnya.
Dikonfirmasi terpisah, KH. Mohammad Salahuddin A. Warits, atau yang akrab disapa Ra Mamak, menegaskan pasca purna tugas, relawan tetap akan bersama-sama memikirkan Sumenep ke depan.
Baginya, pasca purna tugas relawan Ra Mamak juga akan tetap bergerak melalui dua gerakan, yakni 'Asareng Ra Mamak' dan 'Siola Ra Mamak'.
"Dua gerakan ini tetap akan memikirkan Sumenep ke depan, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Kalau bisa melalui jalur politik elektoral, kita melalui jalur politik elektoral. Kalau tidak bisa, melalui jalur apapun. Kita mengumpulkan sumber daya," tutur Ra Mamak.
Disamping itu, dia memaparkan bahwa secara kelembagaan pihaknya tidak akan mendukung salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep.