"Selain kita ingin membedah buku kami juga ingin memberikan apresiasi dan memperkenalkan penulis kepada senior, dosen dan juga mahasiswa Sumenep" class="inline-tag-link">STKIP PGRI Sumenep, bahwa PBSI masih punya mahasiswa yang produktif dan berprestasi terutama dibidang literasi," tutur Jum, Minggu (01/11/2020).

Sementara itu, Moh Busri selaku penulis buku mengatakan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab besar untuk mengatasi polemik yang terjadi di kampus ataupun masyarakat secara luas, tanpa harus merasa takut selama memperjuangkan kebenaran.

"Selagi itu benar, hantam duluan, resiko belakangan. Karena mahasiswa memang harus menjadi kontrol sosial di kampus ataupun diluar," kata dia.

Untuk diketahui, ratusan peserta dari kelas lokal, regional, hingga nasional ikut mendaftar dalam lomba yang telah disediakan oleh panitia BNN. (Mp/al/kk)