Dalam kurun September hingga November 2018, AH tak merasakan kejanggalan. Hingga suatu hari, N datang membawa berkas pinjaman yang seharusnya menjadi tugas Account Officer (AO), bukan teller.

Menurut Ibnu, kliennya diminta menandatangani berkas tanpa penjelasan rinci.

"Berkas itu disodorkan begitu saja, tanpa dijelaskan secara detail. Klien kami diminta tanda tangan saat itu juga," ujar Ibnu menirukan cerita korban.

Tak hanya itu, N juga diduga mengambil foto korban secara diam-diam untuk melengkapi dokumen pengajuan kredit.

Beberapa hari kemudian, N menghubungi AH melalui telepon dan meminta agar jika ada pihak bank yang mengonfirmasi nominal pinjaman, korban cukup menjawab “iya”.