“Kami tidak mau ditemui perwakilan. Kami ingin pimpinan cabang turun langsung dan memberikan penjelasan,” tegasnya.
Aparat keamanan terlihat berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan ketertiban. Arus lalu lintas di depan kantor sempat tersendat akibat kepulan asap dari ban yang dibakar.
Setelah melalui negosiasi, situasi berangsur kondusif. Perwakilan mahasiswa akhirnya bersedia memasuki kantor untuk berdialog dengan pimpinan cabang Sumenep" class="inline-tag-link">BRI Sumenep.
Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga ada kejelasan dan langkah konkret dari pihak bank terkait dugaan penyimpangan dalam kredit berjaminan SK pensiun.
Sayangnya, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak BRI Cabang Sumenep. Upaya konfirmasi telah dilakukan namun belum ada respon.***