Ia menuturkan, pencapaian itu tidak lepas dari strategi jemput bola yang diterapkan, yakni dengan mendatangi langsung titik-titik panen milik petani.
“Bulog bersama penyuluh turun langsung ke lapangan untuk menyerap gabah petani,” katanya.
Selain pendekatan tersebut, stabilnya harga gabah di tingkat petani juga menjadi faktor pendorong meningkatnya minat menjual hasil panen ke Bulog.
Dari aspek teknis pelaksanaan, program tanam dan serapan gabah berjalan tanpa hambatan signifikan. Kondisi cuaca yang relatif bersahabat saat masa panen turut mendukung kelancaran di lapangan.