Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar persoalan itu tidak berlarut-larut. Selain mengganggu kesehatan, Rahmat khawatir sampah yang menumpuk dapat menyumbat saluran air saat hujan turun.

Keluhan serupa disampaikan Siti (32), pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan tersebut. Ia menilai keberadaan sampah di bahu jalan cukup mengganggu konsentrasi pengendara.

“Kalau malam mungkin lebih bahaya, karena posisinya di pinggir jalan. Takutnya ada yang menghindar lalu oleng,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, sulit dimintai konfirmasi. Begitu pula Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Sumenep, Deddy Surya.