SUMENEP, MaduraPost - Sejumlah Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Peduli Masyarakat Sumenep (GPSM) lakukan aksi damai ke kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa, Timur. Kamis, 25 Maret 2021.
Demo mahasiswa ini tentu dalam rangka menyampaikan aspirasi rakyat, untuk meminta Dinsos Sumenep agar lebih serius dalam merealisasikan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dalam kajian mahasiswa, Dinsos Sumenep dinilai belum maksimal dalam menjalankan program penyaluran bantuan sosial (Bansos). Hal itu dikatakan Faisol Akbar, koordinator lapangan (Korlap) aksi.
Menurutnya, Dinsos belum menjalankan secara penuh fungsi dan tugasnya dalam menyalurkan program BPNT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dari temuan mahasiswa, sedikitnya ada dua Kecamatan yang masyarakatnya terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) namun tidak memegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), melainkan dipegang oleh agen e-Warung dan aparatur desa. Diantaranya Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, dan Desa Prancak Kecamatan Pasongsongan.