“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan khatmil Quran di kantor Sumenep" class="inline-tag-link">PWRI Sumenep. Harapan kami, sekretariat ini tidak hanya difungsikan untuk rapat atau aktivitas organisasi semata, tetapi juga menjadi tempat yang menghadirkan keberkahan serta bernilai ibadah,” kata pria yang akrab disapa Yono ini Senin (16/3) siang.

Ia menerangkan, bahwa proses khataman dilakukan dengan metode pembagian juz kepada seluruh peserta yang hadir. Setiap orang membaca satu juz sehingga keseluruhan 30 juz Al-Qur’an dapat diselesaikan dalam satu majelis.

Menurutnya, cara tersebut tidak hanya membuat khataman dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat, tetapi juga mencerminkan kebersamaan serta kekompakan di antara anggota Sumenep" class="inline-tag-link">PWRI Sumenep.

“Kita membagi satu peserta membaca satu juz, sehingga 30 juz Al-Qur’an bisa rampung dalam satu majelis. Cara ini juga menjadi simbol kebersamaan dan kekompakan anggota PWRI,” ungkapnya.