“Sekda hendaknya mampu memperkuat koordinasi antar-OPD, meningkatkan disiplin aparatur, serta mendorong inovasi pelayanan publik,” kata Bupati Fauzi, Kamis (26/2).
Ia menambahkan, kompleksitas pembangunan ke depan menuntut pola kerja birokrasi yang lebih profesional dan responsif. Karena itu, Sekda harus mampu membangun budaya kerja yang berorientasi pada kinerja dan capaian nyata.
Menurutnya, kepemimpinan birokrasi tidak boleh stagnan. Adaptasi dan inovasi menjadi kunci agar pemerintah daerah mampu merespons dinamika yang terus berubah.
Pada saat yang sama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tengah memacu kemandirian fiskal. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fokus utama, termasuk menggali potensi yang selama ini belum tergarap maksimal.