Di bidang perumahan, pemerintah daerah membangun 286 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk warga kurang mampu dan masyarakat terdampak bencana.
Sementara pada sektor keagamaan dan pendidikan nonformal, Pemkab menyalurkan tunjangan sebesar Rp1,47 miliar kepada 1.225 guru ngaji. Para penerima juga mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Pembangunan infrastruktur turut menjadi fokus, terutama pembangunan jalan dan jembatan yang diklaim sebagai jalur strategis untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah memperluas akses pendidikan tinggi melalui program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu serta merehabilitasi 45 sekolah yang tersebar di wilayah daratan dan kepulauan.