“Melalui forum ini, kami ingin menumbuhkan budaya membaca sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis masyarakat, khususnya generasi muda,” ujarnya, Selasa (10/2).

Di tempat yang sama, Tenaga Ahli (TA) Bupati Sumenep Bidang Kebudayaan dan Iptek, Ibnu Hajar, menilai penguatan literasi merupakan fondasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Budaya baca harus menjadi gerakan bersama. Literasi yang kuat akan melahirkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi tantangan zaman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Pendidikan+Islam+Arroqy" class="inline-tag-link">Lembaga Pendidikan Islam Arroqy Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kiai Subaidi Mukhtar, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut di lembaganya.