Bupati dua periode itu menjelaskan, perombakan kali ini difokuskan pada perangkat daerah yang memiliki peran langsung terhadap indikator pembangunan daerah.
Bidang pendapatan, pendidikan, pemberdayaan desa, sosial, hingga investasi dan ketenagakerjaan menjadi perhatian utama.
Ia menyinggung pentingnya peran organisasi perangkat daerah dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Fauzi menilai, sinergi antar dinas sangat menentukan percepatan pembangunan kualitas sumber daya manusia di Sumenep.
Selain itu, Fauzi mengingatkan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial bagi pemerintah daerah. Ia menargetkan optimalisasi pendapatan daerah, peningkatan mutu pendidikan, penanganan masalah sosial, serta pengelolaan potensi pariwisata dan investasi secara lebih serius.