Bambang menuturkan, dari keterangan korban, perahunya diserang hiu saat melaut. Serangan itu membuat lambung perahu bocor dan tidak bisa dikendalikan.
“Pak Rifa’i menceritakan bahwa perahunya diserang ikan jenis hiu hingga rusak. Ia kemudian berenang mengikuti arus laut selama lima hari sampai akhirnya terdampar di Pulau Sepanjang,” jelas Bambang.
Setelah dipastikan dalam kondisi aman, tim SAR menyerahkan Rifa’i kepada pihak keluarga yang datang menjemput dengan perahu nelayan.
“Kami sudah memastikan kondisi kesehatannya baik dan segera dipulangkan kepada keluarganya,” kata Bambang menambahkan.