“Anggarannya tahun depan akan kami pres, sebab PAD dari kegiatan ini tidak jelas,” tegasnya.
Mulyadi menjelaskan, pada tahun 2025, total dana yang dicairkan untuk MCF mencapai Rp310 juta, namun Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil diperoleh hanya sekitar Rp4,9 juta.
“Anggaran besar, tapi PAD-nya sangat kecil. Supaya tidak berulang, tahun depan harus dikurangi dan pembahasannya diperketat,” tambahnya.
DPRD menekankan bahwa alokasi dana untuk MCF ke depan harus dibahas dengan cermat di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (Timgar) dan Badan Anggaran (Banggar) Sumenep" class="inline-tag-link">DPRD Sumenep.