Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan budaya gotong royong adalah kunci agar pembangunan berjalan sesuai harapan.

“Kami optimis, dengan mengedepankan kerja sama dan semangat kolektif, Sumenep bukan hanya mampu menjaga warisan sejarah, tetapi juga siap bersaing di era modern,” jelasnya.

Bupati Fauzi mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebagai akhir perjuangan, melainkan awal tanggung jawab bersama untuk melanjutkan cita-cita luhur bangsa.

“Bagi kita, kemerdekaan bukan sekadar bebas dari penjajahan. Lebih dari itu, ia adalah amanah kolektif untuk membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.***