Semangat kemerdekaan tidak boleh berhenti pada upacara atau simbol semata, tetapi harus tercermin dalam etos kerja kita. Kita ingin ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki jiwa nasionalis dan semangat gotong royong,” tegasnya.

Peringatan HUT RI tahun ini, menurutnya, juga menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan kembali rasa cinta tanah air, mempererat hubungan antarsesama pegawai, serta menghidupkan kembali semangat juang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Merah Putih tidak hanya dikibarkan di tiang bendera, tetapi juga harus dikobarkan di dalam hati setiap ASN,” pungkas Bupati Fauzi.

Acara berakhir dalam suasana hangat dan penuh rasa persaudaraan. Senyum, tawa, serta peluh yang membasahi wajah para peserta menjadi bukti bahwa birokrasi bukan sekadar struktur formal, melainkan keluarga besar yang bergerak bersama demi kemajuan daerah dan bangsa.***