Saat itu, ia melihat MW berjalan masuk ke rumah dalam keadaan mencurigakan tangan kirinya berlumuran darah, dan terdapat luka sayatan di pergelangan tangannya.
"Dia masuk dengan pakaian berlumuran darah, terutama di sisi kiri tubuhnya. Ada luka juga di pergelangan tangannya," tutur F dalam keterangannya kepada polisi, Senin (4/8).
Sang nenek yang melihat kondisi cucunya tersebut sempat menegur. Namun teguran itu justru disambut reaksi tak terduga. Diduga merasa tersinggung, MW langsung bertindak brutal. Ia mengambil besi milik pekerja bangunan yang tengah bekerja di sisi timur rumah, lalu mengejar sang nenek.
“Tanpa banyak pikir, pelaku memukul bagian belakang kepala korban dengan batang besi,” terang AKP Widiarti S, Kasi Humas Polres Sumenep, saat menjelaskan hasil penyelidikan awal kepada awak media.