Kejadian ini disaksikan oleh beberapa warga, termasuk tukang bangunan yang sedang bekerja di rumah tetangga.
“Banyak warga yang ada di lokasi saat itu, tapi mereka tidak berani mendekat karena pelaku membawa besi cor. Bahkan, tetangganya sendiri ketakutan,” tambah Dody.
Diketahui, MW adalah anak bungsu dari dua bersaudara dan tinggal serumah dengan nenek, orang tua. Sementara rumah kakak iparnya masih terbilang dekat.
Sehari-hari ia tidak bekerja dan hanya berada di rumah. Kepala desa menyebut, sejak kecil MW memang memiliki riwayat gangguan mental.