Dalam kesempatan itu, Owner Makayasa, H. Adi, menyampaikan bahwa perusahaannya tidak sekadar bergerak di industri kretek biasa.

Melainkan, membawa inovasi teknologi, salah satunya melalui pengembangan TSG (Tempat Saring Ganda), filter inovatif hasil kolaborasi dengan peneliti dari Jerman.

"TSG Makayasa kami ciptakan sendiri bersama tim riset dari Jerman. Ini menjadi pembeda utama produk kami dengan rokok kretek pada umumnya," terang H. Adi.

Dari sisi rasa, Makayasa telah mengembangkan tiga varian yang menyasar selera anak muda dan pasar premium.

Saat ini, pihaknya sedang memantapkan varian rasa apel sebagai bagian dari strategi penguatan pasar sebelum peluncuran produk anyar bertajuk Makayasa Eksklusif.