“Kami mengadakan bazar sebagai simulasi pemasaran produk yang mereka buat. Setelah itu, mereka akan menyusun laporan keuangan sebagai bagian dari evaluasi. Proses perkuliahan ini berlangsung selama enam bulan,” ujar Prof. Rachmad, Kamis (10/7).
Ia menambahkan, bahwa kuliah umum dan bazar ini merupakan penutup dari rangkaian pembelajaran kewirausahaan yang dijalani mahasiswa selama satu semester.
Para peserta akan mempresentasikan hasil kerja mereka untuk dinilai oleh tim dosen. Harapannya, kegiatan ini menjadi batu loncatan untuk mencetak pengusaha muda di Sumenep.
“Setelah mendapatkan materi, kami ingin mereka memiliki bekal untuk benar-benar terjun sebagai pelaku usaha di masa depan,” tambahnya.