Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan tenaga penyuluh yang aktif mendampingi petani di lapangan.

Diketahui, Sumenep" class="inline-tag-link">DKPP Sumenep mengerahkan sebanyak 149 penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang tersebar di seluruh kecamatan untuk memberikan pendampingan teknis selama proses penanaman berlangsung.

“Pendampingan ini ditopang juga oleh koordinasi rutin dengan kelompok-kelompok tani guna menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan,” jelasnya.

Ia menegaskan, pencapaian target ini bukan sekadar capaian angka belaka, namun bagian dari upaya besar bersama untuk mendukung program swasembada pangan nasional.