"Awalnya saya coba jadi mitra Pos, tapi tidak berjalan lancar. Akhirnya saya belajar sendiri membuka jasa transfer, dan ternyata lebih menjanjikan. Dari situ saya berusaha menjadi Agen BRIlink, hingga akhirnya mendapat mesin EDC setelah memenuhi target awal lewat aplikasi," jelasnya.

Anas mendirikan Anas BRIlink di kampung halamannya, Desa Paberasan, Kecamatan Kota Sumenep, tepatnya di timur Pasar Jangara.

Sejak itu, usahanya berkembang pesat. Kini, ia memiliki tujuh cabang Agen BRIlink yang tersebar di Gapura, Parsanga, Pamolokan, Marengan Daya, Kalianget Barat, Baban dan Batuan. Pusatnya tetap berada di Paberasan.

Ia mengaku berterima kasih kepada BRI atas dukungan branding dan layanan yang memudahkan ekspansi usahanya.