Sumenep" class="inline-tag-link">Disdik Sumenep mengambil inisiatif untuk menjangkau sekolah-sekolah di luar daftar sasaran agar tidak ada yang tertinggal dalam proses modernisasi pendidikan.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada guru ataupun siswa yang luput dari kesempatan untuk memahami dan menguasai teknologi. Semua harus punya akses dan kesempatan yang sama,” tegas Fairuzi.

Tak hanya soal transfer pengetahuan teknis, Bimtek ini dirancang sebagai wadah pembentukan paradigma baru di kalangan pendidik.

Peserta diajak memahami bahwa koding bukan sekadar bahasa komputer, melainkan cara berpikir yang sistematis dan logis, sementara AI telah menyatu dalam struktur kehidupan masa kini.

“Seorang guru tidak cukup hanya tahu cara memakai teknologi. Ia harus mampu menjadi navigator, yang mengarahkan pemanfaatan teknologi dengan bijak, kreatif, dan sesuai dengan konteks pembelajaran,” tukasnya.***