Tak lupa ia mengajak warga setempat untuk turut menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah diberikan.

Di sisi lain, Manager PLN UP3 Madura, Fahmi Fahresi, menuturkan bahwa pengoperasian listrik 12 jam ini adalah bagian dari misi PLN dalam melayani daerah-daerah kepulauan.

“Pelanggan di Gili Raja jumlahnya sekitar 2.400, dengan konsumsi listrik tertinggi mencapai 700 kilowatt, sedangkan kapasitas maksimal pembangkit saat ini sebesar 1.100 kilowatt,” jelas Fahmi.

Ia juga menyampaikan, bahwa pihaknya sedang merancang peningkatan layanan hingga 24 jam penuh, walau saat ini masih terkendala pada keterbatasan genset dan pasokan bahan bakar solar.

“Ini butuh waktu. Kami masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan alat dan distribusi solar, namun koordinasi terus kami lakukan dengan PLN Pusat dan sumenep" class="inline-tag-link">Pemkab Sumenep,” terangnya.