Lebih lanjut, dr. Susanti menjelaskan bahwa tujuan utama merawat kulit adalah menjaga kesehatannya, bukan sekadar memutihkan.
Penggunaan bahan pemutih dalam jangka panjang, kata dia, bisa berakibat fatal.
“Beberapa kandungan memang dapat mencerahkan kulit, tetapi bila digunakan terus-menerus bisa menyebabkan okronosis, kulit kemerahan, lapisan epidermis rusak, hingga peradangan pada dermis,” urainya.
Ia juga menegaskan, bahwa kulit glowing tidak harus berwarna putih. Kulit yang sehat adalah kulit yang bersih, lembab, tidak gatal, dan warnanya merata.