Ia mencontohkan, salah satu tantangan yang harus diatasi bersama adalah persoalan pohon-pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Dalam hal ini, keterlibatan warga dan perangkat desa sangat dibutuhkan.

“Kalau komunikasi tidak dibangun, bisa-bisa suplai listrik terganggu,” ujarnya dalam forum koordinasi yang juga dihadiri Wakil Bupati Sumenep, Imam Hasyim, beserta jajaran dari PLN UP3 Madura.

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki peran penting, bukan hanya dalam mendukung teknis di lapangan, tetapi juga dalam mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat.

Ia pun mengusulkan pembentukan sarana komunikasi bersama, misalnya grup WhatsApp yang melibatkan kepala desa, aparat dusun, hingga perwakilan PLN.