“Kami ingin sektor unggulan ini benar-benar berfungsi sebagai penggerak utama ekonomi daerah. Karena itu, inovasi dan partisipasi aktif masyarakat sangat kami dorong,” ungkapnya.
Dalam bidang akses keuangan, Arif menjelaskan bahwa melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), pihaknya berkomitmen memperluas jangkauan layanan keuangan, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.
Program ini, menurutnya, tak hanya memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan keuangan, tapi juga bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas keuangan.
“Dengan akses keuangan yang lebih terbuka, masyarakat bisa menjadi lebih mandiri dalam mengatur ekonomi keluarga mereka dan meningkatkan taraf hidupnya,” ucap Arif.