Menurut Handoko, pembelian tiket sebaiknya dilakukan langsung di agen-agen resmi yang ada di dalam area terminal, atau melalui layanan pemesanan daring yang dikelola langsung oleh perusahaan bus terkait. Bukan lewat orang-orang tak dikenal yang mengaku bisa “mengurus tiket cepat”.

"Apalagi saat musim mudik dan libur panjang, masyarakat harus semakin bijak dalam membeli tiket," ucapnya.

Ia menambahkan, jika di hari-hari biasa tiket masih bisa dibeli sekitar tiga jam sebelum bus berangkat, maka menjelang puncak arus mudik, warga diimbau memesan tiket setidaknya sehari sebelumnya.

Hal ini untuk menghindari kehabisan kursi sekaligus meminimalkan potensi kerugian akibat ulah calo.