"TPS ini menjadi tempat pembuangan utama dari empat perumahan di sekitarnya," ujar Arif saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/4) pagi di halaman Kantor Pemkab Sumenep.

Lempar tanggung jawab pun mulai terjadi. Arif menyalahkan kurangnya fasilitas umum (fasum) di kompleks perumahan sekitar sebagai biang kerok membeludaknya sampah ke kawasan Bozem PT Garam.

“Warga jadi buang ke TPS, dan karena overload, sampah meluber ke bozem,” katanya.

Tak cukup sampai di situ, Arif juga mengeluhkan perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, meskipun sosialisasi sudah dilakukan berkali-kali.