Baginya, jurnalisme yang berkualitas bukan hanya mengutamakan kecepatan dalam menyampaikan berita, tetapi juga memastikan bahwa informasi yang diberikan memiliki kedalaman dan manfaat bagi masyarakat.
"Kecepatan itu penting, tapi nilai suatu berita terletak pada kedalaman dan dampaknya. Berita yang baik bukan hanya mengabarkan, tetapi juga memberi pemahaman," tegasnya.
Di bawah kepemimpinannya, Sumenep" class="inline-tag-link">PWRI Sumenep berkembang menjadi lebih dari sekadar organisasi profesi.
Ia menjadikannya tempat pulang bagi para jurnalis yang ingin menjadikan dunia pers sebagai jalan pengabdian.
Dan sebagaimana yang selalu ia pesankan, sejauh apa pun langkah telah ditempuh, selalu ada tempat untuk kembali dengan hati yang lapang.***