BPRS Bhakti Sumekar pun menetapkan target realistis untuk tahun ini, yakni pertumbuhan layanan Berani SimPel minimal sebesar 10% hingga 15%.

"Kami terus berupaya mencapai hasil yang lebih maksimal, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan," lanjutnya.

Lebih jauh, sebagai perusahaan milik daerah (BUMD), BPRS Bhakti Sumekar berencana untuk memperluas cakupan program ini agar semakin banyak sekolah dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang dapat merasakan manfaat literasi keuangan sejak dini.

"Kami memanfaatkan jaringan kantor kami yang tersebar di seluruh kecamatan untuk aktif memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung bagi siswa. Selain itu, kami juga secara rutin melakukan layanan penjemputan tabungan dengan mobil keliling agar semakin mempermudah akses siswa dalam menabung," tukasnya memaparkan.***